Setup Laravel Herd di Windows dari Nol
Dulu, buat pasang environment Laravel di Windows kita perlu install XAMPP, atur PHP, pasang Composer secara terpisah, atau pakai Laragon/Docker yang makan banyak resource.
Sekarang ada Laravel Herd, aplikasi desktop environment resmi yang bikin setup Laravel di Windows jadi jauh lebih ringkas. Herd langsung menyediakan PHP, Node.js, Nginx, dan Composer dalam satu paket tanpa perlu konfiguasi manual yang ribet.
Kenapa Pakai Laravel Herd?
- Super Cepat: Dibangun menggunakan aplikasi native, jadi performa lokal server lu bakalan ngebut.
- Tanpa Ribet: PHP, Composer, Nginx, dan Node.js langsung terpasang otomatis.
- Domain Lokal Otomatis: Setiap folder proyek otomatis dapat domain
.testsendiri tanpa perlu ubah filehosts. - Multi-Version PHP: Bisa ganti versi PHP cuma dengan sekali klik.
Langkah-Langkah Install Laravel Herd di Windows
1.Download Installer:Pastikan Windows 10/11 lu sudah up-to-date.Buka situs resmi herd.laravel.com lalu unduh installer khusus untuk Windows.
2.Jalankan File Setup:Ikuti wizard instalasi standar.Double-click file .exe yang sudah diunduh. Ikuti petunjuk di layar sampai proses instalasi selesai. Herd akan otomatis memasang dependency utama seperti PHP dan Composer ke sistem lu.
3.Buka Aplikasi Laravel Herd:Bisa diakses lewat System Tray (pojok kanan bawah).Setelah selesai, jalankan aplikasi Herd. Lu bakal nemu ikon Herd di system tray Windows. Buka menu Settings untuk melihat direktori utama proyek (secara default biasanya di folder C:\Users\NamaUser\Herd).
Bikin Proyek Laravel Pertama Pakai Herd
Setelah Herd aktif, lu sudah bisa langsung bikin proyek Laravel baru lewat Terminal atau Command Prompt biasa (karena path Composer & PHP sudah dikonfigurasi otomatis oleh Herd).
- Buka Terminal/PowerShell.
- Masuk ke folder proyek Herd lu:
- Buat proyek Laravel baru:
- (Atau pakai
composer create-project laravel/laravel proyek-baru) - Selesai! Tanpa perlu jalankan
php artisan serve, lu bisa langsung buka browser dan ketik alamat: - Plaintext
Tips Tambahan: Kebutuhan Database
Laravel Herd fokus pada web server dan runtime (PHP/Node). Untuk database seperti MySQL atau PostgreSQL, lu punya beberapa pilihan mudah:
- TablePlus / DBeaver: Pasang aplikasi database GUI dan sambungkan ke service database lokal lu.
- DBngin: Aplikasi pasangan Herd yang sangat ringan buat kelola MySQL/PostgreSQL di lokal.
- Docker: Kalau lu terbiasa pakai container untuk database server.
Dengan setup ini, lu bisa fokus koding tanpa pusing urusan server lokal lagi di Windows!
Tutorial terkait
Query Builder vs Eloquent — Kapan Pakai yang Mana?
Laravel sebenarnya punya dua lapisan untuk mengakses database: Query Builder (DB::table()) yang lebih rendah level, dan Eloquent (Post::query()) yang dibangun di atasnya
Model & Eloquent ORM Dasar di Laravel 13
Tabel sudah ada di database, tapi kalau mau query data, kita butuh cara yang lebih ekspresif daripada SQL mentah. Di sinilah Eloquent, ORM (Object-Relational Mapping) bawaan Laravel, berperan
Migration Dasar — Membuat Tabel Posts dan Categories
Sampai episode ini kita belum punya tabel posts atau categories sama sekali — controller kita masih mengembalikan teks placeholder. Saatnya bikin struktur database sungguhan lewat migration