← Kembali ke tutorial
Laravel Pemula

Instalasi Laravel 13 & Setup Laravel Herd

24 October 2026 8 kali dibaca

Bagikan: Link disalin!
Instalasi Laravel 13 & Setup Laravel Herd

Halo bos! Selamat datang di seri Laravel 13 Dasar.

Di artikel pertama ini kita bakal mulai dari nol banget: menginstal Laravel 13 dan menjalankan project pertama kita dengan cara yang paling nyaman di tahun 2026, yaitu pakai Laravel Herd.

Gak usah takut. Kita gak akan bahas teori panjang-panjang. Kita langsung praktek, pelan-pelan, biar kamu paham kenapa setiap langkah itu dilakukan.

Kenapa Pakai Laravel Herd?

Dulu orang belajar Laravel biasanya harus install XAMPP, Laragon, atau setup Nginx + PHP + Composer manual. Ribet, sering error, dan beda-beda di setiap komputer.

Sekarang Laravel sudah punya solusi resmi yang jauh lebih nyaman: Laravel Herd.

Herd itu development environment khusus Laravel. Setelah diinstall, kamu langsung punya:

  1. PHP (versi terbaru)
  2. Nginx
  3. Composer
  4. Laravel Installer
  5. Node.js + npm
  6. Domain .test otomatis

Intinya: kamu tinggal bikin project, langsung bisa dibuka di browser. Gak perlu setting apa-apa lagi.

Apa yang Akan Kita Lakukan di Artikel Ini?

  1. Install Laravel Herd
  2. Membuat project Laravel 13 baru (tanpa starter kit)
  3. Menjalankan project tersebut
  4. Membuka halaman default Laravel di browser

Selesai.

Langkah 1: Download & Install Laravel Herd

Pergi ke website resmi:

https://herd.laravel.com

Pilih sesuai sistem operasi kamu:

  1. macOS → download file .dmg
  2. Windows → download installer

Setelah download:

Di Mac:

  1. Buka file .dmg
  2. Drag icon Herd ke folder Applications
  3. Buka Herd dari Applications
  4. Ikuti proses onboarding (Herd akan otomatis download PHP dan Node.js)

Di Windows:

  1. Jalankan installer dengan Run as Administrator
  2. Ikuti wizard instalasi
  3. Setelah selesai, buka aplikasi Herd

Setelah selesai, buka Terminal (Mac) atau PowerShell/CMD (Windows), lalu ketik perintah ini satu per satu untuk memastikan semuanya terpasang:

herd --version
php --version
laravel --version
composer --version

Kalau semuanya menampilkan nomor versi, berarti instalasi berhasil. Mantap!

Catatan: Laravel 13 membutuhkan minimal PHP 8.3. Herd biasanya langsung menyediakan PHP 8.4 atau 8.5 sebagai default, jadi sudah aman.

Langkah 2: Buat Project Laravel 13 Baru

Kita akan buat project dengan nama blog-sederhana (sesuai tema seri ini).

Pertama, masuk ke folder yang sudah di-"park" oleh Herd. Secara default:

  1. Mac: ~/Herd
  2. Windows: C:\Users\NamaKamu\Herd

Jalankan perintah ini:

Mac / Linux:

cd ~/Herd
laravel new blog-sederhana

Windows (PowerShell):

PowerShell

cd $env:USERPROFILE\Herd
laravel new blog-sederhana

Saat proses berjalan, Laravel Installer akan bertanya beberapa hal. Untuk seri fundamental ini, pilih opsi berikut:

  1. Starter kit? → pilih None (tanpa starter kit)
  2. Testing framework? → bebas, boleh pilih Pest atau PHPUnit
  3. Git repository? → Yes (biar rapi)

Tunggu sampai proses selesai. Composer akan mengunduh semua package yang dibutuhkan.

Setelah selesai, masuk ke folder project-nya:

cd blog-sederhana

Langkah 3: Buka Project di Browser

Sekarang tinggal buka project-nya. Ketik perintah ini:

herd open

Browser kamu akan otomatis terbuka di alamat:

http://blog-sederhana.test

Kalau muncul halaman default Laravel (yang ada logo Laravel dan tulisan “Let’s get started”), berarti sukses besar!

Kamu sudah berhasil menjalankan Laravel 13 di komputer lokal.

Penjelasan Singkat Struktur Folder (Biar Gak Bingung)

Setelah project dibuat, kamu akan melihat banyak folder. Jangan panik. Untuk sekarang, yang perlu kamu tahu cuma beberapa:

Folder/FileKegunaan Singkat
app/Tempat kode utama aplikasi (Controller, Model, dll)
routes/web.phpTempat mendefinisikan URL / route
resources/viewsTempat file tampilan (Blade)
.envFile konfigurasi (database, dll)
public/Folder yang diakses oleh browser


Nanti kita akan bahas satu per satu di artikel berikutnya.

Troubleshooting Umum

1. Perintah laravel tidak dikenali

Tutup terminal, buka lagi. Kadang PATH belum ter-update.

2. Domain .test tidak bisa dibuka

Pastikan Herd sedang berjalan (ada icon di menu bar / system tray).

3. Mau ganti versi PHP

Bisa lewat aplikasi Herd → tab PHP, atau lewat terminal:

herd use 8.4

4. Project di folder lain

Kamu bisa link project yang ada di luar folder Herd dengan perintah:

herd link

Kesimpulan

Di artikel pertama ini kita sudah berhasil:

  1. Menginstal Laravel Herd
  2. Membuat project Laravel 13 bersih (tanpa starter kit)
  3. Menjalankan project tersebut di browser lewat domain .test

Ini fondasi yang sangat penting. Kalau sudah sampai sini, kamu siap lanjut ke tahap berikutnya.

Tutorial terkait