MPI Informatika

Kelas 12 • Berpikir Komputasional & C++ Arduino

Modul 01

Pondasi Berpikir Komputasional (BK)

Berpikir Komputasional bukan berarti berpikir seperti komputer, melainkan kemampuan memecahkan masalah secara sistematis dan terstruktur sebelum diimplementasikan ke dalam program C++ Arduino.

4 Pilar Utama Berpikir Komputasional

1. Dekomposisi

Memecah masalah kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola.

Studi Kasus Arduino:

Membagi sistem "Smart Garden" menjadi: Sensor Kelembaban (Input), Microcontroller (Proses), dan Pompa Air (Output).

2. Pengenalan Pola

Mencari kesamaan atau pola berulang dari masalah yang pernah diselesaikan sebelumnya.

Studi Kasus Arduino:

Lampu lalu lintas dan LED kedip-kedip menggunakan logika perulangan yang sama (`delay` & `digitalWrite`).

3. Abstraksi

Memfokuskan pada informasi penting saja dan mengabaikan detail rumit yang tidak relevan.

Studi Kasus Arduino:

Fokus pada status tombol (`HIGH` / `LOW`), tanpa memusingkan aliran elektron mikroskopis pada kabel.

4. Algoritma

Mengembangkan petunjuk langkah-demi-langkah berurutan dan logis untuk menyelesaikan masalah.

Studi Kasus Arduino:

Flowchart: Mulai → Baca Tombol → Jika Ditekan: LED Menyala → Jika Tidak: LED Mati → Selesai.

Visualisasi Algoritma: Lampu Otomatis

Klik pada tiap blok flowchart di bawah ini untuk melihat bagaimana berpikir komputasional diterjemahkan ke logikanya:

LANGKAH 1

Inisialisasi Pin

Set Output & Input

LANGKAH 2

Baca Sensor Pin

`digitalRead()`

KEPUTUSAN

Tombol Ditekan?

Apakah `HIGH`?

AKSI OUTPUT

Nyalakan LED

`digitalWrite(HIGH)`

Penjelasan Detail Algoritma: Klik salah satu kotak algoritma di atas untuk menampilkan detail alur berpikir dan padanan kodenya!